Bagi generasi saat ini, membayangkan hidup tanpa internet adalah membayangkan hidup yang sangat membosankan. Hidup tanpa internet membuat kita mati gaya, tidak mampu belajar, tidak dapat bergerak, tidak dapat berelasi, tidak dapat berbuat apa-apa. Teknologi lanjut, utamanya internet dan kecerdasan buatan, telah menjadi bagian tak terpisahkan yang harus ada dalam hidup, seperti listrik.
Dengan nyaris semua aktivitas hidup diperantarai internet, kita juga perlu menyeimbangkan waktu yang dihabiskan untuk kehidupan nyata di luar jaringan dengan waktu yang dihabiskan di dunia nyata.
Sebab, manusia bukan mesin, Manusia adalah makhluk berkesadaran dengan peralatan yang memampukannya hidup dengan nilai-nilai untuk mencari kebaikan.
Buku ini sangat relevan dengan kondisi terkini yang penuh dilema dan kontradiksi. dengan sangat telaten, kristi Poerwandari mencoba membuka pemahaman kita terhadap apa yang akan terjadi dan apa yang harus kita lakukan untuk menguatkan diri (Ricardi S. Adnan, Guru Besar Sosiologi UI).
Everything we need to know about this technology and social media era is all in this book (Tara de Thours, psikolog klinis Lighthouse & RSK Dharmawangs).
Buku ini penting untuk dibaca karena membantu kita untuk memahami betapa luas dan mendalamnya perubahan yang sedang kita jalani sebagai manusia, masyarakat dan peradaban akibat internet dan teknologi lanjut (Kamala Chandrakirana, Indonesia untuk Kemanusiaan).
Buku psikologi populer ini menjadi buku wajib bagi semua anggota masyarakat yang ingin menjaga kesehatan mentalnya di era digital… (Livia Istania DF Iskandar, yayasan Pulih)
- Judul: Sehat Mental di Era Digital
- Penulis: Kristi Poerwandari
- Editor: M Subhan SD
- Tahun: 2025 (Februari)
- Halaman: x + 194 hlm.
- ISBN: 978-623-859-036-0



Ulasan
Belum ada ulasan.